Nama : Luthfia Putri Nabilla Mata Kuliah : Keamanan Komputer
NIM : 171011401199 Dosen : Rengga Herdiansyah, A.Md., S.Kom., M.Kom
Kelas : 07TPLE014
Soal
1. Mengapa basis data perlu diamankan? Apa dampak dari pencurian basis data?
2. Ilustrasikan bagaimana perlindungan pada infrastruktur jaringan komputernya?
3. Jaringan komputer terbagi atas beberapa lapisan yang saling independen satu sama lain
yang disebut dengan protokol, lapisan apa sajakah itu?
4. Jelaskan arsitektur firewall yang banyak digunakan saat ini?
5. Apa saja yang menjadi pertimbangan dalam membangun sebuah Data Recovery Center?
6. Sepeti apa infrastuktur sistem world wide web yang banyak digunakan saat ini??
7. Terdapat protokol apa saja dalam infrastuktur pengiriman dan penerimaan surat
elektronik? Jelaskan dengan singkat.
8. Bagaimana mekanisme pertahanan yang bisa diterapkan dalam menghadapi serangan
terhadap sistem email??
9. Dari segala macam serangan hacker yang ada, serangan mana yang paling sering
digunakan?
10. Menurut kalian diantara virus, Trojan, dan worm yang mana paling menganggu atau
merusak komputer? Mengapa?
Jawaban
1.
Basis data perlu diamankan karena :
- ·
Mencegah
kehilangan dan kerusakan data
- ·
Menghindari
akses pihak yang tidak diijinkan
- ·
Mengatasi
gangguan Denial of Service
- ·
Kontrol
akses selektif
Dampak
pencurian basis data :
- · Kehilangan waktu dan uang untuk biaya penyelidikan
- · Menghentikan layanan kepada customer sampai sistemnya dinyatakan dapat dipercaya, misalnya website ditutup sementara waktu
- · Diperas oleh pelaku
2.
Perlindungan pada infrastruktur jaringan komputer :
- · Pisahkan database server dari application server
- · Jangan menaruh database server di area DMZ
3.
Lapisan-lapisan yang saling independen satu sama lain tersebut antara lain :
- ·
Physical
- ·
Data
Link
- ·
Network
- ·
Transport
- ·
Session
- ·
Presentation
- ·
Application
4. Arsitektur
firewall yang banyak digunakan saat ini :
- · Arsitektur firewall dengan Dial Up
Jenis ini merupakan model firewall yang sering digunakan
jaringan lokal yang terhubung dengan internet dengan menggunakan peranti modem
sebagai dial up.
- · Arsitektur Firewall Single Router
Pada arsitektur ini, koneksi internet terhubung langsung ke
sebuah router melalui interface dan diteruskan ke jaringan lokal pada interface
lainnya. Sistem firewall langsung ditempatkan di bawah router ini. Router dapat
berupa mesin komputer atau firewall branded. Jadi, fungsi router hanya sebagai
routing paket data dari jaringan lokal ke internet dan sebaliknya.
- · Arsitektur Firewall dengan Proxy Server
Pada model arsitektur ini, selain menjadi gateway, router
juga diinstal dan diset menjadi proxy server. Di samping mem-filter setiap
paket data yang keluar masuk, firewall yang terintegrasi dengan proses routing
ini juga melakukan filterisasi setiap request data menuju layanan protokol http
atau https pada port tertentu.
- · Arsitektur Firewall Kompleks
Pada model arsitektur ini, jenis firewall yang dipasang tidak hanya berfungsi sebagai hardware, tetapi juga berfungsi sebagai pintu masuk dan penyaring data yang menuju ke mesin tertentu sesuai dengan kebijakan keamanan yang telah dibuat.
5. Pertimbangan
dalam membangun sebuah Data Recovery Center :
- · Pihak mana yang akan melaksanakan kegiatan recovery jika terjadi bencana
- · Apa yang perlu dilakukan agar kegiatan usaha tidak terhenti, semisal dengan real-time back up yang kemudian di restore secara cepat jika data center internal yang baru atau yang sudah di perbaiki siap beroperasi, dan sebagainya
- · Kapan fungsi-fungsi bisnis dapat mulai kembali normal, dalam hal ini provider data center Indonesia sangat di andalakan disamping perbaikan data center internal, semakin handal provider data center maka semakin cepat mereka dapat mendukung memulihkan unit bisnis client nya.
- · Seberapa jelas dan terperinci prosedur yang dimiliki untuk memulihkan keberlanjutan aktivitas operasional.
6. Arsitektur sistem Web terdiri dari dua sisi. server dan
client. Keduanya dihubungkan dengan jaringan komputer. Selain menyajikan
data-data dalam bentuk statis, sistem Web dapat menyajikan data dalam bentuk
dinamis dengan menjalankan program. Program ini dapat dijalankan server (misal
dengan CGI, servlet) dan di client (applet, Javascript).
7. Protokol :
- POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsi POP 3 adalah mengelola email yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client.
- SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu server ke server lain (tujuan). SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim.
- IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, IMAP juga meneruskan packet data. Protokol ini digunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima
8. Mekanisme pertahanan yang bisa diterapkan dalam
menghadapi serangan terhadap sistem email :
-
IDS mendeteksi adanya intrusion
-
Instrusion berupa paket-paket yang tidak
wajar
-
IDS Memiliki daftar Signature-based yang
digunakan untuk menilai apakah sebuah paket itu wajar atau tidak Ada
-
2 jenis IDS :
o
Network-based IDS
Network-based IDS mengamati
jaringan untuk mendeteksi adanya kelainan, misalnya network flooding, port
scanning, usaha pengiriman virus via email
o
Host-based IDS
Host-based IDS dipasang pada host
untuk mendeteksi kelainan pada host tersebut, misalnya adanya proses yang
semestinya tidak berjalan, sekarang sedang berjalan, adanya virus di
workstation
b.
Implementasi Network Management
-
Administrator dapat memantau penggunaan jaringan
untuk mendeteksi adanya masalah (jaringan tidak bekerja, lambat, dll)
-
Sering menggunakan Simple Network Management
Protokol
-
Contohnya program MRTG
c.
Pemasangan Anti-Virus
-
Penggunaan antivirus yang up-to-date
-
Antivirus ini harus dipasang pada workstation
dan server yang ada di jaringan komputer
d.
Evaluasi Jaringan
-
Evaluasi terhadap desain, baik untuk intranet
maupun hubungan ke internet
-
Lakukan segmentasi
-
Pisahkan jaringan internal dengan jaringan yang
dapat diakses dari luar (DeMiliterized Zone (DMZ))
e.
Implementasi Port Scanning
-
Administrator dapat memeriksa port-port yang
terbuka dari setiap komputer
f.
Implementasi Firewall
-
Agar paket-paket yang tidak wajar dapat
ditolak
g.
Menggunakan SSL dan otentikasi non-plaintext
-
SSL mengenkripsi jalur data sehingga sulit
disadap oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. Dan dengan otentikasi
non-plaintext, username dan password anda akan dienkripsi sedemikian rupa
sehingga tidak dapat dilihat oleh pihak tak bertanggung jawab.
9. Serangan hacker yang paling sering digunakan :
- · DDoS (Distributed Denial of Service)
- · Phising
- · Carding
- · Bomb 42
- · Sniffing
10. Dari ketiga malware tersebut yang paling menggangu atau merusak menurut saya adalah virus. Karena virus lebih mudah menginfeksi sistem dibandingkan worm dan trojan. Meski tidak bisa berjalan secara otomatis, virus dapat memalsukan dirinya sebagai program tak berbahaya seperti .doc dan .jpg atau folder yang menarik perhatian yang jika di klik akan menjalankan virus tersebut lalu menyebar ke sistem dan dapat menggandakan diri. Beda hal nya dengan worm yang bisa berjalan otomatis namun membutuhkan celah keamanan sedangkan trojan walaupun dapat bekerja dalam diam, trojan tidak bisa menggandakan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar